26 July 2017 00:00

Memang Butuh? Atau Sebatas Ingin?

DISITU

Kebutuhan dan juga keinginan adalah 2 istilah yang mengacu pada hal yang sangat berbeda. Namun terkadang sulit bagi sebagian orang untuk membedakan apa saja yang memang menjadi kebutuhan dan apa yang sebenarnya hanya sekedar keinginan. Hal ini sering terjadi disaat Anda sedang membelanjakan uang Anda. Mungkin Anda berencana untuk mencapai kemandirian secara finansial. Tetapi sebaliknya, Anda malah terjebak dalam masalah finansial. Anda dapat menyimak uraian perbedaan dari kebutuhan dan keinginan berikut ini sebelum Anda membelanjakan uang untuk keperluan yang kurang tepat.


Kebutuhan berasal dari kata dasar “butuh” yang dapat didefinisikan sebagai dasar atau alasan atau faktor untuk melakukan suatu usaha. Sebagai contoh, untuk memenuhi kebutuhan hidup, setiap orang perlu bekerja. Dengan bekerja Anda akan mendapatkan imbalan (gaji atau uang) yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Kebutuhan juga didefinisikan sebagai sesuatu yang bersifat mendesak dan harus segera dipenuhi untuk kelangsungan hidup. Lalu apa saja yang dapat di golongkan sebagai kebutuhan? Makan dan minum, tempat tinggal, pakaian, kesehatan, pendidikan, dan hal lainnya yang bisa mempengaruhi kesejahteraan hidup Anda merupakan kebutuhan.

Berbeda dengan kebutuhan, keinginan bukanlah sesuatu hal yang mendesak. Jika tidak terpenuhi maka tidak berpengaruh terhadap kesejahteraan hidup Anda. Keinginan hanya berfungsi sebagai tambahan. Contohnya saat kita ingin membeli sesuatu untuk berpakaian. Pakaian memang merupakan salah satu kebutuhan bila Anda masih membelinya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan. Misalnya, Anda membeli pakaian dengan harga yang sewajarnya dan memang diperlukan untuk keperluan pekerjaan, perayaan penting dan sebagainya. Namun ketika Anda ingin berpakaian dengan merek-merek mahal dan terkenal, lengkap dengan semua seri warnanya, ditambah dengan perhiasan, maka bisa dibilang itu merupakan keinginan Anda. Memang tidak ada salahnya jika sesekali Anda ingin memuaskan keinginan, karena sebenarnya setiap orang memiliki standar kebutuhan dan keinginan yang berbeda-beda. Hal ini sangat bergantung pada kondisi keuangan, faktor pekerjaan, dan faktor lainnya. Tetapi harus dilihat kembali kemampuan Anda. Apakah tepat membeli sesuatu yang sifatnya hanya berupa tambahan disaat kita memiliki kebutuhan yang sifatnya lebih mendesak?

Seperti yang telah dijelaskan di atas, kebutuhan dan keinginan merupakan dua hal yang sangat berbeda. Jangan sampai salah dalam membelanjakan uang Anda. Berikut beberapa saran dari DISITU untuk mengelola kebutuhan dan keinginan, agar Anda tidak terjebak dalam masalah finansial.

Buatlah daftar kebutuhan

Membuat daftar kebutuhan merupakan sesuatu yang penting untuk dilakukan dalam mengelola keuangan Anda. Namun perlu diingat, dalam membuat daftar kebutuhan, buatlah susunan kebutuhan berdasarkan prioritas Anda. Dimulai dari yang paling mendesak/dibutuhkan misalnya biaya untuk makan sehari-hari,  biaya transportasi, biaya kesehatan dan sebagainya. Setelah itu, buatlah budget untuk masing-masing kebutuhan tersebut. Jangan lupa sisakan uang untuk tabungan Anda. Apabila biaya yang dikeluarkan masih tersisa, barulah Anda manfaatkan untuk memenuhi keinginan-keinginan Anda.

Buatlah daftar keinginan

Seperti yang telah disinggung di atas, penting bagi kita untuk mengutamakan kebutuhan kita terlebih dahulu. Namun tidak ada salahnya untuk memikirkan keinginan-keinginan Anda, mengingat bahwa keinginan Anda bisa menjadi salah satu motivasi Anda untuk bekerja. Sama seperti daftar kebutuhan Anda, tentukan prioritas Anda saat membuat daftar keinginan.

Kendalikan diri dan hindari hal yang tidak perlu

Saat Anda berencana membelanjakan uang Anda, terkadang rasa keinginan kita menjadi terlalu besar. Dan tidak jarang, sulit bagi Anda untuk mengendalikan diri. Maka dari itu, Anda lebih baik mengendalikan emosi Anda sebelum mulai membelanjakan uang Anda. Cobalah untuk memikirkan apa yang akan terjadi setelahnya. Apakah barang yang akan dibeli benar-benar diperlukan, atau sebenarnya tidak Anda perlukan. Hindarilah membeli sesuatu yang tidak diperlukan karena mungkin Anda membutuhkan uang lebih untuk sesuatu yang lebih penting dalam beberapa minggu ke depan.

Berpikir realistis dan jangan mengutamakan gengsi

Gengsi terkadang menjadi alasan Anda dalam membelanjakan uang Anda. Contohnya, Anda rela mengeluarkan uang yang banyak hanya untuk membeli gadget yang sedang ramai digunakan orang. Untuk sebagian orang yang memang memerlukannya karena tuntutan pekerjaan, hal tersebut menjadi realistis. Misalnya bagi orang yang bekerja dalam bidang teknologi dan memang harus mengikuti perkembangan teknologi. Tetapi bila Anda membeli gadget terbaru padahal Anda baru saja membeli gadget dengan teknologi yang tidak jauh berbeda, apalagi Anda sedang mengalami kesulitan ekonomi, hal ini menjadi kurang realistis. Mungkinkah alasan Anda membeli hanya karena gengsi? Hindarilah mengutamakan gengsi Anda, dan mulailah bersikap realistis dalam mengelola keuangan Anda. 

Buatlah List kegiatan rutin

Salah satu hal yang bisa dilakukan dalam mengelola kebutuhan dan keinginan Anda adalah dengan membuat daftar kegiatan Anda setiap hari dalam seminggu/sebulan (sesuai tingkat kepadatan aktifitas Anda). Seperti membuat perencanaan makanan apa saja yang akan Anda masak/beli selama seminggu kedepan, jadwal Anda berolah raga (untuk kebutuhan kesehatan Anda), tempat-tempat yang memang perlu dikunjungi (buatkan juga rincian biaya transport bila diperlukan), dan lain sebagainya. Membuat daftar kegiatan rutin akan membantu Anda dalam mengelola pengeluaran Anda setiap harinya supaya pengeluaran Anda tetap terfokus pada kebutuhan Anda terlebih dulu. 

Pada kenyataannya, walaupun berbeda, kebutuhan maupun keinginan juga memiliki kesamaan. Yaitu sama-sama perlu dimiliki seseorang. Seseorang memerlukan kebutuhan untuk bisa bertanggung jawab atas kesejahteraan hidupnya. Sedangkan seseorang memiliki keinginan untuk memuaskan harapan dari hasil kerja kerasnya. 

Ada kalanya, tidak semua kebutuhan dan keinginan dari seseorang dapat terpenuhi. Hal ini dapat disebabkan karena berbagai faktor, sebut saja misalnya karena kondisi keuangan yang tidak memungkinkan. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kredit multiguna dari DISITU.com kini hadir dan memberi Anda kemudahan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pribadi Anda. Dapatkan pinjaman dana tunai secara cepat dan mudah, cukup dengan menggadaikan BPKB Motor, BPKB Mobil ataupun Sertifikat rumah Anda.
Cari Kredit? Disitu Pilihanmu