Posted on Dec 10, 2007 11:23
By GGO |
Kirim ke Teman
| Lintas Berita
|
Phuihhh…akhirnya review ini selesai juga. Setelah kurang lebih tiga minggu sejak unboxing N95 8GB kami luncurkan, puluhan email masuk menanyakan mengenai kapan kami menurunkan review ponsel cantik ini. Rasanya tidak enak juga punya hutang pada pembaca dan dikejar-kejar redaksi disitu.com, namun penulis merasa perlu mencoba terlebih dahulu agar bisa memberikan opini yang lebih objective dan detail. Mudah-mudahan melalui setelah membaca review sederhana ini dan sudah mengetahui kelebihan dan kekurangannya, pembaca lebih mantap membeli ponsel yang termasuk kategori kelas atas ini.
Melakukan review ponsel sekarang ini semakin rumit dan lama karena semakin canggihnya ponsel dewasa ini. Mereview ponsel sudah seperti mereview PC atau notebook aja layaknya, semakin banyak saja fitur2 PC atau notebook yang diadopsi oleh ponsel. Yang lebih mencengangkan lagi harga sebuah ponsel sudah menyamai bahkan melebihi harga PC dan notebook, luar biasa.
N95 8GB yang berwarna hitam legam ini dipasaran berkisar antara Rp.7,2 – 7,5 juta, sedangkan PC dan bahkan notebook sudah banyak yang berkisar harga seperti itu. Bahkan notebook Kohjinsa dengan harddisk 100GB dan mampu menjalankan operating system VISTA hanya berkisar 8 hingga 10 jut, apalagi Asus Eee yang lagi popular hanya berkisar Rp. 3,5 jt an. Nokia emang hebat kalau mengeruk dompet pencintanya ^_^;
Fitur utama:
- Layar yang lebar dengan diagonal 2.8" 16M color QVGA display
- Kamera 5 megapixel dengan fasilitas auto focus dan menggunakan optic Carl Zeiss
- Internal storage sebesar 8 GB
- Wi-Fi dengan teknologi UPnP
- Built-in GPS receiver
- Jack audio standard 3.5mm
- 3G (with HSDPA), EDGE and GPRS support
- Symbian OS 9.2 Series 60 3rd edition Feature Pack 1 user interface
- Jack TV-out
- 1200 mAh battery
Kekurangan utama:
- Kamera tidak memiliki protector lensa sehingga sangat mudah terpegang tangan.
- Tidak ada slot untuk external card
- Akses GPS lama
- Navigasi untuk web browsing tidak user friendly
- Bahan body yang mengkilap sangat mudah terlihat kotor, dan meninggalkan bekas sidik jari.
- Koneksi USB tidaks sekaligus mengisi ulang baterai.
- Keypad yang kecil sehinga sering salah pencet.
Nokia N95 vs Nokia N95 8GB
Seperti kita kitahui, sebelum diluncurkannya N95 8GB, Nokia telah terlebih dahulu meluncurkan original N95 (N95-1). Perbedaan yang sangat tampak adalah lebar layar N95 8GB yang lebih besar 0.2”. Meskipun hanya 0.2” tetapi dampaknya sangat terasa terutama untuk browsing internet, memilah-milah foto ataupun menonton video. Selain perbedaan layar, internal memory N95 8GB dua kali lebih besar sehingga mempu menjalankan aplikasi lebih cepat, bahkan untuk beberapa aplikasi sekaligus.
Slot untuk external memory yang tersedia di N95-1 ternyata dihilangkan untuk model N95 8GB, sehingga tidak ada kemungkinan memperbesar kapasitas memory dan untuk transfer data hanya bisa melalui kabel, Bluetooth atau infrared.
INSIDE THE BOX
 Paket N95 8GB berisi berbagai barang seperti:
- Kabel USB untuk transfer data ke PC atau Notebook
- Kabel video/vga untuk menayangkan foto atau video ke televisi
- Charger baterai model AC-5 yang sangat kompak
- Headset yang terdiri atas 2 bagian: satu bagian untuk remote adapter dan satu bagian lagi headphone yang lumayan menarik.
- DVD yang berisi Nokia Nseries PC Suite.
- Kartu garansi
- Manual Persiapan N95 8GB berisi penjelasan singkat penggunaan N95
- Manual Explore and Experience yang berisi penjelasan penggunaan GPS, internet on the go, mobile blogging dan mobile gaming.
- User Guide N95 8G yang berisi penjelasan detail mengenai fitur2 dan tombol N95 8GB. Semua manual dalam bahasa Indonesia. Menurut penulis User Guide yang disertakan amat sangat tidak user friendly, sangat sulit dimengerti, dan kemungkinan memang dibuat supaya tidak dibaca oleh penggunanya . Penulis selalu membaca sampai selesai semua manual gadget yang penulis miliki, karena dari sini kita bisa mengexplore semua fitur2 yang tidak tampak dari fisik ponsel. Namun membaca manual/user guide N95 8GB adalah merupakan perjuangan yang sangat melelahkan buat penulis, selain istilah2nya tidak pas dan asing ditelinga (dalam Bahasa Indonesia), pengorganisasian manual sangat jelek luar biasa. Tidak dilengkapi dengan gambar yang seharusnya memudahkan pengguna. Setiap kali ingin membaca, dan mulai membuka-buka halaman manual ini, penulis ingin menyobek-nyobeknya :( Lupakan membaca manual deh… Contoh: Indikator Layar. Anda menerima e-mail baru dalam kotak pesan jauh. Apapula tuh “kotak pesan jauh”, kalau diterjemahkan ke bahasa Inggris menjadi “far message box”. Apapula itu ??
- Voucher LinkSys Compact Wireless-G Broadband Router (WRT54GC) bagi yang belum memiliki jaringan wireless di rumah atau kantor. Kita bisa membeli ponsel tersebut seharga US37 dari harga normal US55.
- Voucher Rp. 1.000.000,- untuk pembelian paket home theatre JBL, HK atau Infinity. Pada saat penulis akan menggunakan voucher ini, ternyata voucher sudah kadaluarsa, hanya berlaku hingga 10 November 2007, padahal ponsel N95 8GB termasuk baru dipasaran. Sehingga diperlukan adu mulut dengan penjaga toko sebelum akhirnya diperbolehkan digunakan. Namun setelah melihat “sisa” produk yang dipajang, penulis berkesimpulan Voucher ini tidak ada gunanya :(

- Voucher Rp. 300.000,- untuk satu kali pembelian speaker OnTour, Creature II, Radial Micro dll. Sama dengan voucher di atas, juga sudah kadaluarsa. Dan barang yang bisa dibeli hanya ada 1 macam, yang lain katanya sudah kosong. Ah NOKIA, lebih baik Voucher2 tidak berguna itu jangan dimasukkan box, selain menyusahkan, juga menjengkelkan kami yang harus buang2 waktu ke toko2 tertentu dengan pelayanan yang buruk pula . Lebih baik voucher untuk download games atau utility yang jelas2 tidak menyusahkan pengguna.
Ke Halaman 2 Kirim ke Teman  |